CONTOH DIALOG TEINEIGO
Bahasa sopan umum menggunakan ~です dan ~ます, tanpa meninggikan atau merendahkan siapapun secara spesifik.
CONTOH DIALOG TEINEIGO
Bahasa sopan umum menggunakan ~です dan ~ます, tanpa meninggikan atau merendahkan siapapun secara spesifik.
A: 毎朝コーヒーを飲みますか?
Kyō wa ii tenki desu ne.
Cuacanya bagus hari ini ya.
B: そうですね。散歩したいです。
Sō desu ne. Sanpo shitai desu.
Iya ya. Ingin jalan-jalan rasanya.
です (desu) adalah penanda teineigo yang paling dasar. Digunakan di akhir kalimat nominal atau kalimat adjektiva untuk memberikan kesan sopan tanpa memilih pihak yang dinaikkan atau direndahkan. Teineigo cocok untuk percakapan sehari-hari dengan orang yang tidak terlalu akrab, seperti tetangga atau teman baru. Tidak ada perubahan kosakata khusus, hanya penambahan です atau ます di akhir kalimat.
A: 毎朝コーヒーを飲みますか?
Maiasa kōhī wo nomimasu ka?
Apakah Anda minum kopi setiap pagi?
B: はい、毎日飲みます。朝がないと動けないんです。
Hai, mainichi nomimasu. Asa ga nai to ugokenain desu.
Ya, setiap hari. Tanpa pagi (kopi pagi) tidak bisa bergerak.
ます (masu) adalah akhiran teineigo yang ditambahkan pada kata kerja untuk membentuk kalimat sopan. Berbeda dengan sonkeigo dan kenjougo yang memerlukan perubahan kosakata seluruhnya, teineigo cukup menambahkan ます pada bentuk dasar kata kerja. Ini adalah tingkat bahasa sopan yang paling sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari, percakapan ringan, atau situasi semi-formal yang tidak memerlukan penghormatan yang sangat tinggi.
A: 昨日の映画はどうでしたか?
Kinō no eiga wa dō deshita ka?
Bagaimana filmnya kemarin?
B: とても面白かったです!また見たいです。
Totemo omoshirokatta desu! Mata mitai desu.
Sangat seru! Ingin nonton lagi.
でした (deshita) adalah bentuk lampau dari です, dan merupakan bagian dari teineigo. Percakapan ini terjadi antara dua teman yang cukup akrab tetapi tetap ingin menjaga kesopanan, misalnya teman kerja atau kenalan baru. Teineigo memungkinkan percakapan yang terasa natural dan santai namun tetap menunjukkan adab yang baik, tanpa kesan terlalu kaku seperti sonkeigo.
A: 週末は仕事しませんか?
Shūmatsu wa shigoto shimasen ka?
Apakah Anda tidak bekerja di akhir pekan?
B: いいえ、ほとんどしません。たまにありますけど。
Iie, hotondo shimasen. Tama ni arimasu kedo.
Tidak, hampir tidak pernah. Tapi kadang ada.
ません (masen) adalah bentuk negatif dari ます dan merupakan bagian dari teineigo. Dalam dialog ini, kedua pihak berada pada posisi setara atau hampir setara (misalnya rekan kerja satu departemen), sehingga teineigo sudah cukup memadai. Penggunaan sonkeigo atau kenjougo di sini justru akan terasa berlebihan dan kaku. Teineigo adalah pilihan yang alami dan nyaman untuk interaksi sehari-hari di tempat kerja.
A: 最近、新しい趣味はありますか?
Saikin, atarashii shumi wa arimasu ka?
Akhir-akhir ini, apakah ada hobi baru?
B: はい、料理を習い始めました。とても楽しいです。
Hai, ryōri wo narai hajimemashita. Totemo tanoshii desu.
Ya, saya mulai belajar memasak. Sangat menyenangkan.
A: いいですね!何を作りますか?
Ii desu ne! Nani wo tsukurimasu ka?
Bagus! Membuat apa?
ました (mashita) dan です (desu) dalam dialog ini menunjukkan penggunaan teineigo yang mengalir dan natural dalam percakapan santai namun tetap sopan. Dialog ini bisa terjadi antara tetangga, teman yang belum terlalu dekat, atau kenalan baru. Teineigo tidak hanya tentang formalitas, tapi juga tentang menjaga jarak sosial yang nyaman — cukup sopan untuk menunjukkan adab, cukup ringan untuk percakapan yang hangat dan tulus.